Selasa, 01 Juli 2014
MENJAGANYA
Salam hormat bagi para pembaca. Di sini saya akan menceritakan kisah pertemanan saya. Mungkin, anda pernah menganggap sepele seorang teman. Padahal, teman yang sebenarnya adalah orang yang senantiasa menemani kita. Pertama kali saya memiliki teman di saat saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, saya berkenalan dengan satu orang dan setelah itu, saya mencoba mengenal lebih banyak orang yang berada di sekitar saya saat itu. Saya yakin jika suatu saat nanti, saya akan memiliki banyak teman. Dan pada halnya, teman yang saya maksud adalah mereka yang senantiasa selalu bersama saya di saat kondisi apapun dan senantiasa membantu saya. Pada akhirnya, saat ini saya telah memiliki 3 teman yang menurut saya mereka bisa menjadi teman setia saya. Mereka adalah Qoni, Fathma, dan Ofi. Kemanapun kami pergi, dimanapun itu kami pasti selalu bersama-sama. Entah apa yang membuat kami selalu bersama. Pada suatu saat, sedang terjadi perselisihan di antara kami berempat. Kami telah berusaha untuk menyelesaikan masalah itu dengan kepala dingin, namun salah satu dari kami sedang panas untuk mencurahkan semua emosinya di sosmed. Dan pada suatu hari, kami memutuskan untuk saling diam, dan akhirnya Tuhan telah menunjukkan kekuasaanNya. Permasalahan kami pun selesai dengan cara yang damai, yaitu saling bermaafan dan intropeksi diri sendiri. Nah, untunglah kami bisa menyelesaikan masalah pertemanan kami ini dengan cara yang damai. Jika tidak, saya telah berpikir jika pertemanan ini akan hancur. Namun, dengan sebuah kesadaran diri dan tidak menggunakan ego masing-masing kami dapat menyelesaikan masalah ini. Jadi, intinya kita harus menyelesaikan masalah dengan Kepala dingin dan saling intropeksi diri. Semoga bermanfaat. Maaf jika ada salah kata. Terimakasih:)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar